Laman

Rabu, 06 Mei 2015

(06/05/2015)

Kan kuberikan bahuku untukmu menangis untukmu menyandarkan keresahanmu
Biar ku usap kesedihanmu dengan tangan lemahku dengan segenap kekuatan yang tersisa ditubuhku mencoba memahami hati membiarkanmu terlelap dalam dekapanku
Luapkan amarahmu.. Aku kan mengertimu Aku kan menunggu kediamanmu memberimu waktu tuk bisa mengerti bahwa, sesungguhnya aku sangat menyayangimu.. Tertawalah... Seandainya kau tau senyummu itu kebahagiaanku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar