Jumat, 29 Januari 2016
(29/01/2016)
Sendiri Tiada Arti
Sendiri Terpaku Tak Sadarkan Diri
Diam Tanpa Kata Di Alam
Hampa
Ku Termenung Tatapan Kosong
Menyibak Wajah Layuku
Yang Sudah Usang Sendiri
Terdiam Dalam Lamunan
Melayang Tertunduk Dalam Anganan Belaka
Ku Berdiri Tanpa Tujuan Arah
Ku Berjalan Melangkah
Dengan Asa Yang Membuncah
Sendiri
Tanpa Kawan Penenang Angan
Tanpa Lawan Penjebak Amarah
Terbayang Dalam Sandiwara Pikiran
Akan Asa Yang Melayang
(29/01/2016)
Ku terdiam
dalam sepi kian menyelimuti hati tersadar
dalam sebuah harapan yang tak pasti mimpi yang tak pasti seakan hidup ku ini tak berarti ku coba langkahkan kaki ini namun ku tak tau kemana dan di mana harus ku pijakan kaki ini ku coba tu ikuti suara hati sampai kapan
u harus terbelenggu harap yang selalu menyiksa hati kecil ku ini
dalam sepi kian menyelimuti hati tersadar
dalam sebuah harapan yang tak pasti mimpi yang tak pasti seakan hidup ku ini tak berarti ku coba langkahkan kaki ini namun ku tak tau kemana dan di mana harus ku pijakan kaki ini ku coba tu ikuti suara hati sampai kapan
u harus terbelenggu harap yang selalu menyiksa hati kecil ku ini
Kamis, 21 Januari 2016
Rabu, 13 Januari 2016
(13/01/2016)
Rindu adalah tali yang tak pernah putus
Merentang di tiang hati, di tiang mimpi
Kadangkala di singgahi burung yang mengelakkan kabut
Pada pagi dingin yang mengaburkan sinar matahari
Rindu adalah tiang yang tak pernah tumbang
Tegak dilorong kehidupan, disepanjang labuh usia
Disitu tergantung lampu kenangan dan ingatan
Biarpun hari semakin tua dan kelam sudah bermula
Rindu adalah lorong yang tak pernah tertutup
Dari musim ke musim ia menjadi laluan
Pengembara yang mencari cintanya yang hilang
Disitu rumput yang telah lama bertukar warna
Bunga dan daun silih berganti segar dan kuncup
Rindu adalah musim yang tak pernah tentram
Resah datang gelisah berulang mengusik hati
Hanya rasa sayang menjadi penawar mereda pedih dan sakit
Dan sesekali puisi menjadi nyanyian yang mengharukan
Dalam senyap air mata perlahan-lahan jatuh di pipi
(13/01/2016)
kau seakan jadi penerang.
kau seakan menjadi indah.
kau seakan menjadi damai.
dalam rindu yang menyayangi mu..
bersama mu..
adalah terindah terindah untuk ku.
dan sayang mu adalah damai hati bagi ku.
kau begitu istimewa.
bagai bintang yang tetap bersinar.
bagai dunia yang dapat menjadi tempat hidup untuk ku..
jangan pernah pergi dari ku.
karena aku bahagia karena mu.
dan kau adalah matahari ku.
yang bila aku tanpa mu.
maka akan terasa gelap hidup ku.
Langganan:
Postingan (Atom)














