Laman

Selasa, 28 April 2015

(28/04/2015)


Dalam keterpurukan jiwa kau hadir dalam hidupku

Dengan setianya kau menemani sepinya hari-hariku

Kau menepis dinginnya malamku
Kau hadirkan bunga indah nan ceria 
hingga membuatku terpaku
Ku pun berkata kau lah belahan jiwa
pernah ku mencoba singkirkan
pernah ku mencoba enyahkan
Tapi tak bisa
Rasa yang membuatku tak semangat akan asa yang sirna
Kau sanggup mengubah semua itu harapan
Kau mampu meyakinkan aku bahwa asa mimiliki jalan
Dan kini ternyata belahan jiwa itu telah menguatkanku
Dan belahan jiwa membangkitkan gelora hidupku
Nafas rindu penuh misteri
Samarkan asa terselimut mimpi
Cakrawala terus menari
Masih adakah rasa anguh menghampiri ?
Masih adakah rasa kuat dan hebat ?
Biarkan nirwana melambai penuh arti
Jejak langkah kian berarti
Nafas belahan jiwa takkan terhenti
Jadikan diri sebagai pelabuhan hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar